MUARO JAMBI, Aurduri.com – Wakil Bupati Muaro Jambi, Junaidi H. Mahir, secara resmi membuka Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi (SE) 2026 Gelombang II yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) di Hotel Shang Ratu, Senin (8/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari hingga 10 Juni 2026 tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas dan kompetensi petugas sensus sebelum terjun ke lapangan melakukan pendataan. Pelatihan ini menjadi tahapan penting untuk memastikan data yang dikumpulkan akurat, lengkap, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Muaro Jambi Junaidi H. Mahir mengapresiasi upaya BPS dalam mempersiapkan petugas sensus melalui pelatihan yang terstruktur dan komprehensif.
Menurutnya, Sensus Ekonomi memiliki peran strategis sebagai sumber data utama yang akan digunakan pemerintah dalam menyusun berbagai kebijakan pembangunan dan strategi peningkatan ekonomi masyarakat.
“Keberhasilan Sensus Ekonomi sangat ditentukan oleh kualitas petugas di lapangan. Oleh karena itu, saya berharap seluruh peserta mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh, memahami materi, serta menjalankan tugas secara profesional, jujur, dan bertanggung jawab,” ujar Junaidi H. Mahir.
Pria yang akrab disapa Jun Mahir itu menegaskan bahwa hasil Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi pijakan penting bagi pemerintah dalam merumuskan program pembangunan yang lebih tepat sasaran dan berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Data yang dihasilkan melalui Sensus Ekonomi 2026 nantinya akan menjadi dasar dalam pengambilan keputusan dan penyusunan berbagai program pembangunan. Karena itu, kualitas data yang diperoleh harus benar-benar terjaga agar mampu memberikan gambaran kondisi ekonomi yang sesungguhnya,” tegasnya.
Sementara itu, pihak BPS menjelaskan bahwa selama pelatihan, para peserta akan mendapatkan berbagai materi penting terkait pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Materi tersebut meliputi konsep dan definisi sensus, metodologi pendataan, penggunaan aplikasi digital, teknik wawancara responden, hingga simulasi lapangan.
Pembekalan tersebut diberikan untuk memastikan seluruh petugas memiliki pemahaman yang sama terkait prosedur dan mekanisme pendataan, sehingga hasil yang diperoleh dapat memenuhi standar kualitas statistik nasional.
Selain meningkatkan kemampuan teknis, pelatihan juga diharapkan mampu membangun integritas dan profesionalisme petugas dalam menjalankan tugas di lapangan, mengingat data yang dihimpun akan menjadi salah satu instrumen penting dalam perencanaan pembangunan ekonomi daerah maupun nasional.
Melalui Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026 Gelombang II ini, BPS berharap seluruh petugas siap melaksanakan tugas secara optimal dan menghasilkan data ekonomi yang berkualitas, akurat, serta tepercaya untuk mendukung pembangunan yang lebih efektif dan berkelanjutan. (Adv)












![Bukti chat dari salah satu peserta. [sumber peserta PBAK]](https://aurduri.com/wp-content/uploads/2023/08/WhatsApp-Image-2023-08-18-at-20.17.52-350x250.jpeg)
Discussion about this post