• Beranda
  • Disclaimer
  • Hak Jawab dan Koreksi Berita
  • Iklan
  • Karir
  • Kode Etik
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Tentang Kami
Minggu, April 12, 2026
Aurduri
  • Beranda
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Hukrim
  • Pemerintahan
  • Kabar TNI-Polri
  • Ekobis
  • Politik
  • Lifestyle & Hiburan
  • Opini
  • Olahraga
  • Advertorial
  • Beranda
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Hukrim
  • Pemerintahan
  • Kabar TNI-Polri
  • Ekobis
  • Politik
  • Lifestyle & Hiburan
  • Opini
  • Olahraga
  • Advertorial
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Opini

Aktivis Sarat Kepentingan: Tajam ke Lawan, Tumpul ke Kawan — Siapa yang Sebenarnya Sedang Dikawal?”

by admin
28/03/2026
in Opini
0
PostTweetSendScan

Oleh: Elas Anra Dermawan

Aktivisme hari ini sedang sakit. Bukan sekadar melemah—tetapi terinfeksi kepentingan. Di ruang publik, kita menyaksikan satu pola yang semakin vulgar:

Baca juga

Gubernur Al Haris Hadiri Entry Meeting BPK RI, Tegaskan Komitmen Transparansi Keuangan Daerah

Dari Penataan Menuju Validasi: Menguji Desain Fiskal Daerah

APRIL MOVE: Let’s Go, It’s Time for You to Move with Honda

Yamaha Jambi Gelar Uji Kompetensi Keahlian, Siapkan Siswa Kelas Khusus SMKN 6 Tebo Masuk Dunia Kerja

Teriakan lantang hanya muncul ketika menyerang pihak tertentu, tetapi mendadak hilang ketika isu menyentuh pihak lain yang “dekat”, “aman”, atau “menguntungkan”.

Ini bukan lagi soal keberanian. Ini soal keberpihakan yang disamarkan.

Di Provinsi Jambi, publik bukan tidak tahu. Nama-nama seperti Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., Drs. H. Cek Endra, dan Dr. H. Maulana, M.K.M. terus beredar dalam diskursus— baik dalam konteks kebijakan, kekuasaan, maupun berbagai isu yang menyertainya. Namun yang menjadi pertanyaan keras:

Mengapa hanya sebagian yang dijadikan sasaran tembak, sementara yang lain diperlakukan seolah steril dari kritik?

Apakah ini kebetulan? Atau memang ada “garis batas” yang tidak boleh disentuh?

Jika kritik hanya berani diarahkan ke pihak yang tidak memiliki relasi kepentingan, maka itu bukan keberanian—itu kalkulasi. Dan jika diam terjadi karena kedekatan atau keuntungan, maka itu bukan netralitas—itu kompromi.

Lebih tegas lagi: itu adalah bentuk kemunafikan intelektual.

Dalam perspektif hukum, perilaku ini mencederai prinsip equality before the law. Tidak ada alasan rasional maupun yuridis untuk membenarkan standar ganda dalam kontrol sosial. Ketika satu pihak dihakimi di ruang publik, sementara pihak lain “diamankan” dari kritik, maka yang sedang dipraktikkan bukan keadilan—melainkan diskriminasi yang dibungkus moralitas.

Dalam perspektif politik, ini adalah wajah telanjang dari pseudo-activism—aktivisme palsu yang hanya berani ketika aman, dan hanya menyerang ketika ada kepentingan. Aktivisme jenis ini bukan lagi alat kontrol kekuasaan, melainkan sudah menjadi bagian dari permainan kekuasaan itu sendiri.

Lebih berbahaya lagi, publik sedang ditipu. Ditipu dengan narasi keberanian. Ditipu dengan citra kritis. Padahal yang bekerja di balik itu adalah kepentingan yang rapi dan terorganisir.

Kritik selektif adalah propaganda. Ia bukan mencari kebenaran, tetapi mengarahkan persepsi.

Hukum memang mengajarkan asas praduga tak bersalah.

Namun jangan disalahgunakan: asas ini bukan tameng untuk diam terhadap pihak tertentu, dan bukan pula senjata untuk menyerang pihak lain secara sepihak. Jika satu nama layak dikritik karena isu publik, maka semua nama dalam kondisi yang sama wajib diperlakukan dengan standar yang sama.

Tanpa pengecualian. Tanpa kompromi. Penutup

Sudah cukup publik dibodohi oleh aktivisme yang berpura-pura netral.

Aktivis yang hanya berani menggonggong ke satu arah, tetapi membisu ke arah lain, bukan penjaga demokrasi—mereka adalah penjaga kepentingan.

Jangan lagi bicara moral jika kritik masih bisa dinegosiasikan. Jangan lagi bicara keadilan jika keberanian masih bisa dipilih-pilih.

Karena pada akhirnya, aktivisme yang tunduk pada kepentingan bukanlah suara rakyat Melainkan alat kekuasaan yang menyamar dalam bahasa perlawanan.

Penulis merupakan Advokat & Founder LBH NADI

Previous Post

Nenek 83 Tahun Berkompetisi di Pasanggiri Angklung AHM

Next Post

Dukung Generasi Siap Kerja, 30 Ribu Talenta SMK Unjuk Skill di Festival Vokasi Satu Hati 2026

Artikel terkait

Opini

Dari Penataan Menuju Validasi: Menguji Desain Fiskal Daerah

03/04/2026
Opini

Arah Kebijakan Pembangunan Jambi yang Inklusif dan Berkelanjutan: Tinjauan Politik Hukum dan Administrasi Publik

02/04/2026
CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v80), quality = 80?
Opini

Jambi Mantap Terkelola: Ketika Stabilitas Pangan dan Kelancaran Mudik Bukan Sekadar Kebetulan

26/03/2026
Opini

Fenomena Disinformasi Terhadap Gubernur Jambi, Publik Perlu Kritis, Media Harus Bertanggung Jawab

18/03/2026
Opini

IPM Jambi: Antara Persepsi dan Fakta Statistik

16/03/2026
Opini

Framing Media dan Ujian Kepemimpinan Daerah di Tengah Krisis Fiskal

15/03/2026
Next Post

Dukung Generasi Siap Kerja, 30 Ribu Talenta SMK Unjuk Skill di Festival Vokasi Satu Hati 2026

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 80?

Barang Bukti Ditemukan, Pelaku Belum Terungkap: Warga Tanjab Timur Desak Kepolisian Bertindak Cepat

Gubernur Al Haris Minta ASN Bekerja Maksimal Hadapi Tantangan Global

Infrastruktur Prioritas 2026, Jalan Ranah Pemetik Kerinci Segera Diperbaiki

Kenali Jenis–Jenis Bahaya di Jalan Bersama Safety Riding Sinsen, Wujudkan #Cari_aman Sejak Dini

Discussion about this post

  • Bukti chat dari salah satu peserta. [sumber peserta PBAK]

    PBAK STAI An-Nadwah, Pengenalan Budaya Akademik atau Promosi Organisasi?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 11 Pemuda JKS Sangat Menyayangkan Keputusan Maulana: Blue Print dan Cita-cita Kami Jambi Kota Seberang Bias Dianggap Sebelah Mato

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Biografi Ade Chandra: Pemimpin Lokal yang Tegas Berantas Praktik Ilegal di Jambi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Triwulan I Tahun 2023, Polda Jambi Selamatkan 404.410 Jiwa dari Penyalahgunaan Narkotika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lapor Pak Bupati! Puluhan PSK Lokalisasi ‘Pucuk’ Jambi Buka Cafe di Pematang Lumut Betara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perusahaan Tambang Pemasok PLN Hancurkan Kehidupan Orang Rimba di Batanghari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Perempuan Ditemukan Tewas Tergantung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dirut PT MMJ Pengelola Pabrik PT PAL Sidomukti, Tuduhan Tidak Benar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Muda Jambi: Rikki Arisandi, Dai yang Tumbuh dari Tanah Maro Sebo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kecam Aksi Anarkis, DPP Raden Melayu Jambi Desak Penegakan Hukum Tindak Tegas Pelaku Pengerusakan Kantor Gubernur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT Erlangga Media Digital

Alamat Redaksi: Jl. RA Kartini RT 25 Talang Bakung, Paalmerah, Kota Jambi

CP: 085216010044

email: redaksiaurduri@gmail.com

  • Beranda
  • Disclaimer
  • Hak Jawab dan Koreksi Berita
  • Iklan
  • Karir
  • Kode Etik
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Hukrim
  • Pemerintahan
  • Kabar TNI-Polri
  • Ekobis
  • Politik
  • Lifestyle & Hiburan
  • Opini
  • Olahraga
  • Advertorial