JAMBI, Aurduri.com – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Jambi Bersatu menggelar demonstrasi penolakan Undang-Undang (UU) Cipta Kerja di DPRD Provinsi Jambi, Kamis (6/4/2023).
Mahasiswa menilai Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) nomor 2 tahun 2022 tentang Cipta Kerja menimbulkan kegaduhan di masyarakat.
Aksi demo dilakukan untuk mendesak pemerintah mencabut pengesahan Perppu Cipta Kerja menjadi UU Cipta Kerja karena dianggap inkonstitusional tidak pro terhadap rakyat dan kaum pekerja.
Koordinator Umum aksi, Muhammad Muhlisin Yusuf menilai pengesahan UU Cipta Kerja merupakan pelecehan terhadap hukum serta moral dalam konstitusi.
“Kami dari aliansi mahasiswa jambi bersatu sangat kecewa atas pengesahan sepihak perpu cipta kerja menjadi undang-undang oleh presiden dan DPR RI, yang jelas di dalamnya banyak sekali merugikan rakyat dan buruh seluruh indonesia malah terlihat cendrung berpihak terhadap oligarki”, ujarnya.
Sebagai aspirasi wadah masyakat, Muhammad juga menyayangkan atas tidak adanya respon satupun dari perwakilan anggota dewan DPRD Provinsi Jambi yang hadir untuk merespon aksi yang dilakukan oleh para mahasiswa tersebut.
“Ini patut kita pertanyakan apakah mereka berpihak terhadap kepentingan masyarakat atau malah berpihak kepada kepentingan individu, dan kami dengan tegas akan melakukan aksi yang lebih besar lagi jika tuntutan kami tidak di dengarkan. Dan kami mengutuk keras atas tindakan refresif pihak kepolisian terhadap masa aksi dari aliansi mahasiswa jambi bersatu”
Berikut tuntutan aksi mahasiswa jambi bersatu terkait UU Cipta Kerja:
1. Menuntut presiden dan DPR untuk mencabut UU ciptakerja
2. Menuntut dan mendesak pemerintah dan DPR untuk mengkaji ulang UU cipta kerja secara terbuka dan melibatkan seluruh elemen masyarakat
3. Menuntut dan mendesak presiden dan DPR untuk mengkaji kembali pasal pasal yang bermasalah
4. Menuntuk dan mendesak idenpedensi presiden dan DPR agar mengutamakan kesejahteraan rakyat
5. Meminta Kapolda Jambi untuk memberi sanksi tegas berupa sanksi etik kepada satker pengamanan aksi UNRAS yang melakukan tindak kekerasan kepada masa aksi
6. Kami akan turun aksi kembali sebelum aksi kami di realisasikan
7. Mengecam tindakan represif anggota kepolisian. [SA]
![Aksi mahasiswa tolak UU ciptaker di DPRD Provinsi Jambi, Kamis (6/4/23). [Dok. Ampar.id/Alan]](https://aurduri.com/wp-content/uploads/2023/04/aksi-ampar.png)







![Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muaro Jambi menggelar Peringatan Malam Nuzulul Qur’an di hari ke- 17 Bulan Ramadhan 1444 Hijriah, berlokasi di Masjid Darussalam Desa Senaung, Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko) pada Jumat, (7/4/2023). [Foto: Diskominfo Muaro Jambi]](https://aurduri.com/wp-content/uploads/2023/07/Bayu-Senaung-75x75.png)
![JAMBI,BITNews.id - Peristiwa Nuzulul Qur’an merupakan hari peringatan waktu diturunkannya wahyu Allah SWT (Al-Qur’an) kepada Nabi Muhammad SAW melalui malaikat Jibril ke bumi yang diperingati setiap tanggal 17 Ramadan. Korem 042/Gapu memperingati Nuzulul Qur’an 1444 H di Masjid At Taqwa Makorem Jl. Jend Urip Sumoharjo Kel. Sungai Putri Kec. Danau Sipin Kota Jambi pada Jumat (7/4/2023). Peringatan Nuzulul Qur’an ini juga diisi tausiyah yang dibawakan oleh Ustadz H. Muhamad Ali. Ustadz H. Muhamad Ali mengajak umat Islam agar menjadikan peringatan Nuzulul Qur’an ini sebagai momentum untuk mengingatkan kembali dan merefleksi diri dalam mengimani, membaca, mentadabbur atau, memahami isi kandungan Al Qur’an, mengamalkan dalam bentuk sikap dan perbuatan dan terakhir menyampaikannya kepada seluruh umat muslim. Al-Qur’an diturunkan kepada Rasulullah SAW secara bertahap, ayat demi ayat, dan surat demi surat. Al-Qur’an merupakan sumber petunjuk untuk mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat. Peringatan Nuzulul Qur’an menjadi momentum untuk memahami pesan di dalam Al Qur’an serta mengamalkannya sebagai pedoman untuk membangun peradaban yang lebih unggul, maju, dan mulia. “Malam Nuzulul Qur'an merupakan salah satu malam penting bagi pemeluk agama Islam di kala bulan suci Ramadan. Ini merupakan malam diturunkannya Al-Quran untuk kali pertama, melalui perantara Malaikat Jibril,” imbuhnya. Peristiwa Nuzulul Quran menjadi titik penting dalam kehidupan Rasulullah SAW dan Al-Quran sendiri menjadi mukjizat terbesar Rasulullah SAW. Memperbanyak sholat malam adalah amalan baik yang diamalkan pada malam Nuzulul Quran, selanjutnya memperbanyak doa sesuai hajat adalah juga bagian dari amalan pada malam Nuzulul Quran, tutur Ustadz H. Muhamad Ali. Peringatan Nuzulul Qur’an kali ini diikuti Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Supriono, S.IP., M.M., dan Ketua Persit KCK Koorcab Rem 042 PD II/Sriwijaya Ny. Wiwik Supriono, Kasrem 042/Gapu, para Kasi Korem dan Wakil ketua Persit beserta Pengurus Persit KCK Koorcab Rem 042. Kapenrem 042/Gapu Mayor Inf RM. Hatta mengatakan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an yng digelar oleh Korem 042/Gapu ini merupakan upaya mengingatkan peran penting Al-Qur’an sebagai tuntunan dalam menerangi kehidupan manusia. “Semoga peringatan Nuzulul Qur’an pada Ramadhan 1444 H, membawa perubahan yang signifikan di tengah kondisi masyarakat yang sedang mengalami berbagai macam cobaan. Kegiatan ini bentuk keseriusan Korem 042/Gapu dalam mewujudkan Provinsi Jambi yang diberkahi maju dan sejahtera, jadikanlah momentum ini untuk merefleksi diri untuk berubah lebih baik lagi kedepannya,” harapnya. [Penrem 042/Gapu]](https://aurduri.com/wp-content/uploads/2023/04/WhatsApp-Image-2023-04-07-at-23.12.02-75x75.jpeg)
![Gubernur Al Haris saat memperingati malam Nuzulul Qur’an 1444 Hijriyah di Pondok Pesantren Al-Mubarak, di Tahtul Yaman Seberang Kota Jambi (Sekoja), Jumat (07/04/2023) malam. [Dok. Luth-Kopasjambi]](https://aurduri.com/wp-content/uploads/2023/04/WhatsApp-Image-2023-04-07-at-23.15.23-75x75.jpeg)
![Pengurus DPD PJS Sumsel saat diterima Gubenur Herman Deru di kediamannya, Jumat (07/04/2024). [PJS]](https://aurduri.com/wp-content/uploads/2023/04/IMG-20230408-WA0099-75x75.jpg)
![Bukti chat dari salah satu peserta. [sumber peserta PBAK]](https://aurduri.com/wp-content/uploads/2023/08/WhatsApp-Image-2023-08-18-at-20.17.52-350x250.jpeg)
Discussion about this post