• Beranda
  • Disclaimer
  • Hak Jawab dan Koreksi Berita
  • Iklan
  • Karir
  • Kode Etik
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Tentang Kami
Jumat, Februari 27, 2026
Aurduri
  • Beranda
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Hukrim
  • Pemerintahan
  • Kabar TNI-Polri
  • Ekobis
  • Politik
  • Lifestyle & Hiburan
  • Opini
  • Olahraga
  • Advertorial
  • Beranda
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Hukrim
  • Pemerintahan
  • Kabar TNI-Polri
  • Ekobis
  • Politik
  • Lifestyle & Hiburan
  • Opini
  • Olahraga
  • Advertorial
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Opini

Serangan Siber terhadap Bank Jambi: Bagaimana menyikapinya?

by admin
27/02/2026
in Opini
0
PostTweetSendScan

Oleh: Muhammad Ridwansyah (FEB Universitas Jambi)

Insiden gangguan layanan yang dialami Bank Jambi perlu disikapi secara objektif dan proporsional. Berdasarkan informasi yang tersedia, kejadian ini merupakan serangan siber (cyber attack), bukan akibat kelemahan fundamental kelembagaan ataupun kelalaian tata kelola internal.

Baca juga

Gaspol 450 Km! Honda Fun Motour Camp 2026 Guncang Pesona Alam Kerinci

DPRD Jambi Gali Best Practice Pengelolaan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Jakarta untuk Penyempurnaan 5 Ranperda 2026

Sinsen Perkuat Edukasi Safety Riding, #Cari_aman jadi Gerakan Bersama Warga Jambi

Buka Ramadhan Ceria 2026, Wagub Sani Harap Da’i Cilik jadi Agen Perubahan

Dalam konteks industri keuangan digital saat ini, serangan siber adalah risiko yang bersifat sistemik dan dapat terjadi pada institusi mana pun.

Pengalaman sejumlah lembaga keuangan nasional menunjukkan bahwa ancaman ini nyata dan lintas institusi. Pada 2023, serangan ransomware LockBit sempat melumpuhkan sistem Bank Syariah Indonesia selama hampir lima hari. Bank Indonesia juga pernah dilaporkan menjadi target kelompok ransomware internasional. Sementara itu, Bank DKI melalui pernyataan resmi Dirut Bank DKI Agus Haryoto Widodo menyebutkan estimasi kebocoran dana “tidak lebih dari Rp100 miliar, yang berkaitan dengan celah pengendalian akses internal.

Fakta-fakta tersebut menegaskan bahwa serangan siber merupakan tantangan bersama dalam era transformasi digital. Bahkan institusi dengan infrastruktur teknologi yang mapan pun tetap memiliki eksposur risiko.

Masyarakat Tidak Perlu Panik

Dalam kasus Bank Jambi, respons manajemen tergolong cepat dan terbuka. Konferensi pers telah dilakukan sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas publik. Langkah ini penting untuk memastikan bahwa situasi tetap terkendali dan informasi tidak berkembang secara spekulatif.

Komisaris Utama Bank Jambi juga menegaskan bahwa bank telah mengimplementasikan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) terkait perlindungan konsumen. Artinya, terdapat mekanisme regulatif yang menjamin hak dan kepentingan nasabah.

Dari sisi ketahanan finansial, Bank Jambi memiliki cadangan umum yang memadai, bahkan lebih dari cukup, untuk mengganti dana nasabah apabila terdapat kerugian. Ini menunjukkan bahwa stabilitas permodalan dan komitmen perlindungan nasabah tetap terjaga.

Saat ini, audit forensik digital sedang dilakukan untuk memastikan penyebab teknis secara komprehensif, termasuk pola penetrasi dan langkah mitigasi lanjutan. Proses ini penting agar penanganan dilakukan berbasis data dan rekomendasi profesional.

Menimbang kearifan lokal Jambi, dalam meyelesaikan suatu persoalan yang pelik, selalu berangkat dari kebijaksanaan yang tercermin dalam seloko adat. Ungkapan seperti “kalau air keruh di hilir, tengoklah ke hulu” mengajarkan bahwa setiap masalah harus ditelusuri hingga ke akar penyebabnya, bukan sekadar menyelesaikan gejala di permukaan. Demikian pula seloko “kusut diselesaikan, keruh dijernihkan” mencerminkan pentingnya musyawarah, kejernihan hati, dan sikap bijak dalam mengendalikan situasi. Nilai-nilai ini menuntun masyarakat untuk tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan, melainkan mengedepankan ketenangan, saling menghormati, dan mencari mufakat demi menjaga harmoni bersama.

Penguatan Keamanan sebagai Langkah Strategis

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa transformasi digital harus berjalan seiring dengan transformasi keamanan digital. Kepercayaan publik adalah fondasi utama industri perbankan, dan keamanan siber merupakan bagian integral dari upaya menjaganya.

Anggaran keamanan siber karenanya tidak dapat lagi dipandang sebagai beban biaya (cost center), melainkan sebagai investasi strategis jangka panjang. Dengan respons cepat, kepatuhan terhadap regulasi, cadangan keuangan yang kuat, serta komitmen peningkatan sistem keamanan, masyarakat tidak perlu panik.

Menanggapi insiden ini, Fuad Nurdiansyah, Ph.D dari Universitas Jambi, dalam suatu diskusi yang gagas oleh Pusat Studi Perencanaan Bisnis dan Investasi, LPPM Universitas Jambi, menyampaikan beberapa rekomendasi strategis yang patut dipertimbangkan:

Pertama, adopsi Zero Trust Architecture (ZTA).

Pendekatan keamanan berbasis perimeter sudah tidak memadai. ZTA mengasumsikan bahwa setiap akses harus diverifikasi secara berkelanjutan, baik dari dalam maupun luar jaringan. Implementasinya meliputi multi-factor authentication, mikrosegmentasi jaringan, dan prinsip least privilege access, sejalan dengan standar global seperti NIST SP 800-207.

Kedua, implementasi SIEM berbasis analitik perilaku.

Sistem Security Information and Event Management memungkinkan deteksi anomali secara real-time dengan dukungan algoritma machine learning, sehingga potensi ancaman dapat diidentifikasi lebih dini.

Ketiga, pembentukan Cyber Resilience Framework khusus BPD.

Sebagai Bank Pembangunan Daerah yang melayani ASN, UMKM, dan pemerintah daerah, Bank Jambi memiliki karakteristik risiko yang spesifik. Karena itu, kerangka ketahanan siber perlu dirancang sesuai dengan kebutuhan dan profil risiko daerah.

Keempat, penguatan human firewall.

Sebagian besar serangan siber berawal dari rekayasa sosial. Pelatihan keamanan siber yang berkelanjutan bagi seluruh karyawan—termasuk simulasi phishing dan sertifikasi keamanan informasi—menjadi investasi penting dalam membangun budaya keamanan.

Previous Post

DPRD Jambi Gali Best Practice Pengelolaan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Jakarta untuk Penyempurnaan 5 Ranperda 2026

Next Post

Gaspol 450 Km! Honda Fun Motour Camp 2026 Guncang Pesona Alam Kerinci

Artikel terkait

Opini

Opini: Kriminalisasi Pers, Ketika Kritik ‘Dipenjara’ dengan Pasal Pidana

21/07/2025
Opini

GMNI Jambi dan Luka Persatuan yang Dikhianati

16/07/2025
Opini

Tahura Senami: Cermin Gagalnya Negara Menjaga Hutan dan Hukum

01/07/2025
Opini

Tanjung Jabung Timur: Di Ujung Timur Jambi, Harapan Itu Tetap Menyala

23/05/2025
Opini

Berebut Nahkoda Perahu PAN: Munculnya Sang Kuda Hitam ‘Bima Audia Pratama’

14/05/2025
Opini

Berebut Nahkoda Perahu PAN: Pertarungan ‘Sulpani vs Zilawati’

12/05/2025
Next Post

Gaspol 450 Km! Honda Fun Motour Camp 2026 Guncang Pesona Alam Kerinci

Discussion about this post

  • Bukti chat dari salah satu peserta. [sumber peserta PBAK]

    PBAK STAI An-Nadwah, Pengenalan Budaya Akademik atau Promosi Organisasi?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 11 Pemuda JKS Sangat Menyayangkan Keputusan Maulana: Blue Print dan Cita-cita Kami Jambi Kota Seberang Bias Dianggap Sebelah Mato

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Biografi Ade Chandra: Pemimpin Lokal yang Tegas Berantas Praktik Ilegal di Jambi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Triwulan I Tahun 2023, Polda Jambi Selamatkan 404.410 Jiwa dari Penyalahgunaan Narkotika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lapor Pak Bupati! Puluhan PSK Lokalisasi ‘Pucuk’ Jambi Buka Cafe di Pematang Lumut Betara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perusahaan Tambang Pemasok PLN Hancurkan Kehidupan Orang Rimba di Batanghari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Perempuan Ditemukan Tewas Tergantung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dirut PT MMJ Pengelola Pabrik PT PAL Sidomukti, Tuduhan Tidak Benar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Muda Jambi: Rikki Arisandi, Dai yang Tumbuh dari Tanah Maro Sebo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kecam Aksi Anarkis, DPP Raden Melayu Jambi Desak Penegakan Hukum Tindak Tegas Pelaku Pengerusakan Kantor Gubernur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT Erlangga Media Digital

Alamat Redaksi: Jl. RA Kartini RT 25 Talang Bakung, Paalmerah, Kota Jambi

CP: 085216010044

email: redaksiaurduri@gmail.com

  • Beranda
  • Disclaimer
  • Hak Jawab dan Koreksi Berita
  • Iklan
  • Karir
  • Kode Etik
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Hukrim
  • Pemerintahan
  • Kabar TNI-Polri
  • Ekobis
  • Politik
  • Lifestyle & Hiburan
  • Opini
  • Olahraga
  • Advertorial