Jambi, Aurduri.com – Pemerintah Kota Jambi mulai mematangkan persiapan penyelenggaraan Healthy Cities Summit (HCS) 2026, di mana Kota Jambi ditunjuk sebagai tuan rumah pertemuan kota sehat tingkat nasional dan internasional.
Rapat persiapan dipimpin langsung oleh Wali Kota Jambi, dr. Maulana, bersama Forkopimda, Ketua Forum Kota Sehat, serta berbagai pemangku kepentingan, yang digelar di Aula Bapperida Kota Jambi, Senin (13/04/2026).
Dalam pernyataannya, Wali Kota menegaskan bahwa ajang ini menjadi peluang besar untuk memperkenalkan Kota Jambi di kancah nasional hingga internasional.
“Tahun ini Kota Jambi ditunjuk sebagai tuan rumah Healthy Cities Summit, yang tidak hanya dihadiri kota-kota se-Indonesia, tetapi juga beberapa negara. Ini momentum penting untuk memperkenalkan Jambi ke dunia,” ujar Maulana.
Diperkirakan sekitar 2.000 peserta dari lebih dari 560 kota akan hadir dalam kegiatan tersebut. Sejumlah tokoh nasional juga dijadwalkan hadir, termasuk menteri hingga pejabat strategis nasional, bahkan berpotensi dihadiri Presiden atau Wakil Presiden RI.
Untuk menyukseskan acara tersebut, Pemerintah Kota Jambi mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari pelaku usaha perhotelan, kuliner, farmasi, UMKM, hingga masyarakat umum untuk ikut berpartisipasi.
“Kami mengajak semua pihak, baik pemerintah, pelaku usaha, maupun masyarakat, untuk menjadi tuan rumah yang baik,” tambahnya.
Dalam penyelenggaraan HCS 2026, Kota Jambi akan mengusung tiga konsep utama, yaitu green, smart, dan resilient city.
Konsep green city akan menampilkan sistem pengelolaan lingkungan, termasuk pengelolaan sampah berbasis masyarakat melalui program Kampung Bahagia dan OPBM, serta pengembangan infrastruktur sanitasi.
Sementara itu, konsep smart city akan menonjolkan pemanfaatan teknologi, seperti layanan darurat 112 dan pemasangan CCTV hingga tingkat RT.
Selain itu, para peserta juga akan diajak mengikuti city tour ke berbagai destinasi unggulan di Kota Jambi, mulai dari wisata kuliner, sejarah, hingga pusat ekonomi kreatif.
Rencananya, kegiatan ini akan digelar pada September 2026, menyesuaikan dengan agenda nasional dan internasional.
“Kami ingin memastikan persiapan dilakukan secara matang agar Kota Jambi dikenal luas sebagai kota yang bersih, cerdas, dan tangguh,” tegas Maulana. (Adv)












![Bukti chat dari salah satu peserta. [sumber peserta PBAK]](https://aurduri.com/wp-content/uploads/2023/08/WhatsApp-Image-2023-08-18-at-20.17.52-350x250.jpeg)
Discussion about this post