Jambi, Aurduri.com – Suasana berbeda mewarnai peringatan Hari Kartini ke-148 di Kota Jambi. Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra, turun langsung menjadi dewan juri dalam lomba memasak yang digelar di lapangan Dinas Pendidikan Kota Jambi, Selasa (21/4/2026).
Lomba memasak tersebut tak sekadar adu keterampilan dapur biasa. Para peserta ditantang dengan konsep blind box, di mana mereka tidak mengetahui bahan dasar yang akan diolah hingga waktu lomba dimulai. Menariknya lagi, seluruh peserta hanya diberi waktu 20 menit untuk menyajikan hidangan terbaik.
Dalam sambutannya, Diza Hazra menyebut kegiatan ini sebagai bentuk refleksi semangat Kartini yang relevan dengan peran perempuan masa kini.
“Alhamdulillah hari ini kita mengadakan lomba masak. Ini bagian dari refleksi Hari Kartini tentang perempuan-perempuan hebat, khususnya di Kota Jambi. Perempuan itu tidak hanya soal memasak, ada yang berkarier, ada juga yang mengurus rumah tangga,” ujarnya.
Ia juga mengaku tertantang dengan konsep lomba yang tidak biasa tersebut. Menurutnya, sistem blind box menuntut kreativitas sekaligus kemampuan adaptasi para peserta dalam waktu singkat.
“Saya dengar ini konsepnya blind box, jadi peserta tidak tahu bahan dasarnya apa. Mudah-mudahan saya bisa objektif dalam menilai,” tambahnya.
Lebih dari sekadar kompetisi, Diza menilai kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi bagi perempuan-perempuan hebat di lingkungan Pemerintah Kota Jambi yang tengah berkiprah di berbagai bidang.
“Ini juga menjadi ruang silaturahmi. Mudah-mudahan kita semua bisa terus menjadi pelayan masyarakat yang lebih baik lagi,” katanya.
Sebanyak 12 kelompok turut ambil bagian dalam lomba ini, yang sebagian besar merupakan kepala OPD perempuan di lingkungan Pemkot Jambi. Turut menjadi peserta, istri Wali Kota Jambi, Nadiyah Maulana, serta istri Wakil Wali Kota Jambi, Marsha Lystia.
Dalam penilaian, Diza Hazra didampingi Asisten Administrasi Umum Kota Jambi, M. Jaelani, serta Chef Andi Wahyudi yang memberikan sentuhan profesional dalam menentukan hasil akhir lomba.
Kegiatan ini tidak hanya menampilkan kreativitas dan kekompakan peserta, tetapi juga mempertegas peran perempuan sebagai sosok multitalenta yang mampu berkontribusi baik di ranah domestik maupun publik. (Adv)












![Bukti chat dari salah satu peserta. [sumber peserta PBAK]](https://aurduri.com/wp-content/uploads/2023/08/WhatsApp-Image-2023-08-18-at-20.17.52-350x250.jpeg)
Discussion about this post