JAKARTA – Menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, harga berbagai kebutuhan pokok di pasar dalam negeri tercatat bergerak naik hampir secara bersamaan pada Senin, 25 Mei 2026. Berdasarkan data resmi terbaru dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola oleh Bank Indonesia, kenaikan harga melanda hampir seluruh kelompok komoditas, mulai dari beras, bumbu dapur, produk hewani, hingga bahan pemanis. Pergerakan ini dipicu oleh lonjakan permintaan masyarakat yang bersiap menyambut hari raya, berbarengan dengan penyesuaian pasokan yang masuk dari daerah sentra produksi akibat faktor cuaca dan distribusi.
Kelompok bumbu dapur menjadi sektor yang mengalami lonjakan harga paling tajam dibandingkan kelompok lain. Cabai rawit merah kini dibanderol rata-rata mencapai Rp81.300 per kilogram, naik sekitar 13,31 persen dibandingkan harga periode sebelumnya. Kenaikan yang jauh lebih tinggi terjadi pada cabai merah keriting yang melonjak hingga 45,55 persen menjadi Rp76.850 per kg, diikuti cabai merah besar yang naik 38,04 persen ke angka Rp76.200 per kg, serta cabai rawit hijau yang tercatat naik 22,95 persen menjadi Rp65.100 per kg. Sementara itu, harga bawang merah dan bawang putih juga ikut terkerek naik masing-masing sebesar 15,05 persen dan 10,35 persen, berada di kisaran Rp54.650 per kg dan Rp42.650 per kg.
Tekanan kenaikan harga juga terlihat jelas pada seluruh jenis kualitas beras yang beredar di pasar. Beras kualitas bawah I tercatat dijual Rp15.400 per kg atau naik 5,84 persen, sedangkan kualitas bawah II naik 6,87 persen menjadi Rp15.550 per kg. Untuk beras kualitas menengah, harga rata-rata berada di angka Rp16.250 per kg untuk jenis medium I dan Rp16.350 per kg untuk medium II. Sementara beras kualitas unggul atau super dipasarkan dengan harga Rp17.650 per kg untuk tipe I dan Rp17.550 per kg untuk tipe II, dengan persentase kenaikan berkisar antara 0,62 persen hingga 3,54 persen.
Pada kelompok bahan pangan sumber protein, kenaikan paling signifikan terjadi pada harga telur ayam ras yang kini mencapai Rp33.100 per kg, naik cukup tinggi yakni 8,17 persen dari harga normal. Sementara itu, harga daging sapi kualitas satu berada di level Rp150.750 per kg (naik 1,89 persen) dan kualitas dua di angka Rp141.500 per kg (naik 1,54 persen). Daging ayam ras juga turut mengalami peningkatan harga sebesar 2,59 persen, kini dijual rata-rata Rp39.650 per kg.
Pergerakan harga juga terjadi pada komoditas pendukung lainnya. Harga gula pasir lokal tercatat naik 2,35 persen menjadi Rp19.600 per kg, dan gula pasir premium naik 5,94 persen menjadi Rp21.400 per kg. Berbeda dengan komoditas lain, kelompok minyak goreng justru menjadi satu-satunya barang pokok yang mengalami penurunan harga ringan. Minyak goreng curah turun 1,95 persen ke Rp20.150 per kg, minyak goreng kemasan satu turun 1,26 persen ke Rp23.600 per kg, dan kemasan dua turun 0,87 persen menjadi Rp22.850 per kg.
Pemantauan di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, menunjukkan bahwa kenaikan harga ini mulai terasa sejak akhir pekan lalu seiring memadati jumlah pembeli yang berburu bahan masakan untuk keperluan hari raya. Pasokan barang yang masuk ke pusat distribusi pun diketahui berkurang sekitar 20 hingga 30 persen akibat gangguan cuaca di daerah penghasil serta antrean pengiriman yang lebih lama dari biasanya. Meski harga melonjak, pihak Badan Pangan Nasional menegaskan bahwa kondisi ini bersifat musiman dan tidak disebabkan oleh kelangkaan stok, karena ketersediaan pasokan dipastikan aman dan cukup hingga masa pasca perayaan.
Secara proyeksi pasar, tren kenaikan harga diperkirakan masih akan bertahan hingga satu hari sebelum Idul Adha, sebelum akhirnya perlahan kembali ke tingkat normal seiring meredanya puncak permintaan. Masyarakat diimbau untuk melakukan pembelian secara wajar dan tidak menimbun barang agar harga dapat lebih cepat stabil kembali.
Berikut rincian lengkap daftar harga rata-rata nasional kebutuhan pokok per 25 Mei 2026:
🌾 Beras
- Bawah I: Rp15.400/kg (↑5,84%)
- Bawah II: Rp15.550/kg (↑6,87%)
- Medium I: Rp16.250/kg (↑0,62%)
- Medium II: Rp16.350/kg (↑2,19%)
- Super I: Rp17.650/kg (↑1,44%)
- Super II: Rp17.550/kg (↑3,54%)
🥩 Daging & Telur
- Daging Sapi 1: Rp150.750/kg (↑1,89%)
- Daging Sapi 2: Rp141.500/kg (↑1,54%)
- Daging Ayam: Rp39.650/kg (↑2,59%)
- Telur Ayam: Rp33.100/kg (↑8,17%)
🧅 Cabai & Bawang
- Cabai Rawit Merah: Rp81.300/kg (↑13,31%)
- Cabai Merah Keriting: Rp76.850/kg (↑45,55%)
- Cabai Merah Besar: Rp76.200/kg (↑38,04%)
- Cabai Rawit Hijau: Rp65.100/kg (↑22,95%)
- Bawang Merah: Rp54.650/kg (↑15,05%)
- Bawang Putih: Rp42.650/kg (↑10,35%)
🛢️ Minyak & Gula
- Minyak Goreng Curah: Rp20.150/kg (↓1,95%)
- Minyak Goreng Kemasan 1: Rp23.600/kg (↓1,26%)
- Minyak Goreng Kemasan 2: Rp22.850/kg (↓0,87%)
- Gula Pasir Lokal: Rp19.600/kg (↑2,35%)
- Gula Pasir Premium: Rp21.400/kg (↑5,94%)
Catatan: Harga di pasar daerah dapat sedikit berbeda tergantung ketersediaan pasokan dan jarak distribusi.
Sumber:
- Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional – 25 Mei 2026
- Bank Indonesia – Pemantauan Pasar Pangan
- Data Pasar Induk Kramat Jati
- Badan Pangan Nasional
- ANTARA News & RRI – Laporan Harga Harian









![Bukti chat dari salah satu peserta. [sumber peserta PBAK]](https://aurduri.com/wp-content/uploads/2023/08/WhatsApp-Image-2023-08-18-at-20.17.52-350x250.jpeg)
Discussion about this post