DALLAS, Aurduri.com – Spanyol resmi mengamankan tempat di partai puncak Piala Dunia FIFA 2026. Tim berjuluk La Furia Roja ini menaklukkan juara bertahan Prancis dengan skor meyakinkan 2-0 pada laga semifinal yang digelar di Dallas Stadium, Rabu (15/7/2026) dini hari WIB.
Kemenangan ini diraih berkat eksekusi penalti Mikel Oyarzabal dan penyelesaian cerdas Pedro Porro, sekaligus tampilan pertahanan nyaris tanpa cela yang meredam serangan paling mematikan sepanjang turnamen. Sebelumnya, Prancis telah mencetak 16 gol di Piala Dunia 2026, delapan di antaranya disumbangkan oleh bintang utama Kylian Mbappe. Namun disiplin struktur, ketangkasan menutup ruang, dan kesabaran Spanyol membuat Les Bleus tak berdaya sepanjang 90 menit.
Skuad asuhan Luis de la Fuente kini tinggal menunggu pemenang duel Inggris melawan Argentina, yang akan menjadi lawan mereka di laga puncak pada Senin (20/7/2026).
Laga berjalan dengan tempo tinggi sejak peluit awal berbunyi, dengan kedua tim saling serang tanpa ragu. Prancis yang mengandalkan kecepatan Mbappe dan kekuatan lini serang mencoba mengambil alih kendali, namun Spanyol lebih dulu membaca arah permainan. Setiap celah di pertahanan mereka segera ditutup rapat, membuat peluang Prancis nyaris tak pernah menyentuh gawang.
Momen penentu terjadi tak lama sebelum jeda minum babak pertama. Lucas Digne justru melakukan kesalahan fatal saat berusaha membuang bola: ia tak menyadari kehadiran Lamine Yamal yang meluncur dari titik buta. Tekel yang dilakukan bek Prancis itu malah menjatuhkan bintang muda Barcelona di dalam kotak penalti.
Wasit Ivan Barton dari El Salvador tanpa ragu menunjuk titik 12 pas. Protes keras datang dari pelatih Prancis Didier Deschamps maupun kapten Kylian Mbappe, namun peninjauan VAR membenarkan keputusan tersebut. Mikel Oyarzabal maju sebagai algojo, dan dengan tenang mendaratkan bola ke sudut gawang, menaklukkan kiper Mike Maignan pada menit ke-22 untuk membawa Spanyol unggul 1-0.
Selepas jeda minum, Prancis harus kehilangan bek andalan William Saliba akibat cedera. Sementara itu, dua peluang yang dimiliki Alex Baena dan Fabian Ruiz belum berhasil menambah keunggulan hingga peluit babak pertama berbunyi.
Untuk pertama kalinya sepanjang perjalanan di Piala Dunia 2026, Prancis harus memulai babak kedua dengan posisi tertinggal. Deschamps segera melakukan perubahan, memasukkan Manu Kone dan Desire Doue untuk memperkuat serangan dan memperketat tekanan ke pertahanan Spanyol.
Namun justru Spanyol yang berhasil melipatgandakan keunggulan. Pada menit ke-58, kombinasi satu-dua yang apik antara Dani Olmo dan Pedro Porro membuat bek Prancis tertinggal. Porro melesakkan bola tanpa hambatan ke jaring gawang, skor berubah menjadi 2-0.
Lamine Yamal sempat merayakan gol ketiga Spanyol tak lama kemudian, namun VAR membatalkan torehan itu karena posisinya dianggap offside. Prancis akhirnya mulai menemukan ritme serangan di menit ke-63, di mana tembakan keras Mbappe menjadi percobaan pertama yang tepat sasaran ke gawang Unai Simon. Mbappe kembali mencoba peruntungan beberapa menit kemudian, namun tembakannya berhasil diblok Marc Cucurella dan meluncur tipis di samping tiang.
Tekanan Prancis perlahan padam seiring berjalannya waktu. Di detik-detik akhir laga, Mbappe bahkan harus menerima kartu kuning karena gagal menjaga emosi. Peluit panjang wasit pun berbunyi, menegaskan kemenangan telak Spanyol dan tiket mereka ke partai puncak Piala Dunia 2026. (*)








![Bukti chat dari salah satu peserta. [sumber peserta PBAK]](https://aurduri.com/wp-content/uploads/2023/08/WhatsApp-Image-2023-08-18-at-20.17.52-350x250.jpeg)
Discussion about this post