• Beranda
  • Disclaimer
  • Hak Jawab dan Koreksi Berita
  • Iklan
  • Karir
  • Kode Etik
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Tentang Kami
Senin, Juni 22, 2026
Aurduri
  • Beranda
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Hukrim
  • Pemerintahan
  • Kabar TNI-Polri
  • Ekobis
  • Politik
  • Lifestyle & Hiburan
  • Opini
  • Olahraga
  • Advertorial
  • Beranda
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Hukrim
  • Pemerintahan
  • Kabar TNI-Polri
  • Ekobis
  • Politik
  • Lifestyle & Hiburan
  • Opini
  • Olahraga
  • Advertorial
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Opini

ISMI Jambi: Intelektual, Budaya dan Tantangan Relevansi dalam Pembangunan Daerah

by admin
21 Juni 2026
in Opini
0
PostTweetSendScan

Oleh: Yulfi Alfikri Noer S. IP., M. AP

Pelantikan Pengurus Wilayah Ikatan Sarjana Melayu Indonesia (ISMI) Provinsi Jambi periode 2026–2030 tidak berhenti sebagai agenda organisasi. Momentum tersebut membuka kembali pertanyaan klasik tentang posisi intelektual dalam arsitektur pembangunan daerah, sejauh mana gagasan benar-benar bertransformasi menjadi daya dorong kebijakan dan perubahan sosial.

Baca juga

Tabligh Akbar di Tanjabbar, Ustadz Abdul Somad Ingatkan Bahaya Narkoba dan Judi Online

Tim Anggar Jambi Raih Empat Medali Perunggu di Kejurnas Piala RDPS Cup 2026

Diduga Jual Aset Daerah Pakai Sporadik, Advokasi Pemprov Jambi Sebut Iskandar Playing Victim: Berperan Seolah Korban

Buka Jambore Daerah Pramuka Jambi, Gubernur Al Haris: Sebagai Wadah Mengasah Wawasan, Kepemimpinan dan Kemandirian

Pembangunan Jambi bergerak dalam dua wajah sekaligus. Satu sisi menunjukkan kemajuan melalui pertumbuhan ekonomi dan perbaikan indikator sosial. Sisi lain menyisakan pekerjaan struktural yang menuntut kontribusi pemikiran lebih dalam, kualitas sumber daya manusia, ketimpangan manfaat pembangunan, daya saing ekonomi, serta pengelolaan sumber daya alam. Ruang ini menempatkan intelektual bukan sebagai pelengkap, tetapi sebagai bagian dari kebutuhan pembangunan.

ISMI hadir dalam ruang tersebut sebagai simpul intelektual berbasis keilmuan dan kebudayaan Melayu. Kehadirannya tidak semata simbolik, melainkan berpotensi menjadi kanal produksi gagasan yang masuk ke ruang kebijakan dan problem publik.

Tema “Berilmu, Beradat, Membangun Peradaban” menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya bertumpu pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada arsitektur nilai dan pengetahuan. Ilmu, budaya dan pengabdian berada dalam satu garis kerja yang saling menguatkan. Peran intelektual dalam sejarah sosial selalu ditandai oleh dua fungsi utama, produksi pengetahuan dan pengawalan arah perubahan. Keduanya menempatkan intelektual dalam posisi yang tidak pasif, tetapi terlibat dalam pembentukan cara berpikir publik dan kebijakan.

Namun organisasi intelektual sering berhenti pada siklus seremonial. Forum, seminar dan diskusi tidak selalu berlanjut menjadi intervensi nyata dalam ruang kebijakan dan praktik pembangunan. Dari titik ini, persoalan utama ISMI bukan pada eksistensi, melainkan pada relevansi.

Relevansi organisasi intelektual ditentukan oleh kemampuannya membaca masalah publik secara presisi dan menerjemahkannya menjadi solusi yang dapat dijalankan. Tanpa itu, organisasi hanya menjadi ruang wacana yang berulang. ISMI memiliki modal institusional yang signifikan. Keragaman latar belakang keilmuan memungkinkan lahirnya kontribusi dalam bentuk kajian kebijakan, riset terapan, literasi publik, pendampingan UMKM, serta penguatan kapasitas masyarakat. Posisi tersebut menempatkan ISMI sebagai mitra strategis dalam ekosistem pembangunan, bukan dalam relasi kompetitif, tetapi kolaboratif berbasis pengetahuan dan kebutuhan nyata.

Dimensi kebudayaan memperkuat signifikansi tersebut. Jambi tumbuh di atas akar peradaban Melayu yang panjang. Data BPS Provinsi Jambi melalui Provinsi Jambi Dalam Angka 2025 mencatat jumlah penduduk mendekati 3,6 – 3,7 juta jiwa (2024–2025 estimasi BPS), dengan dinamika sosial yang terus meningkat akibat urbanisasi dan mobilitas ekonomi. Keberagaman sosial yang terbentuk menjadi modal sekaligus tantangan. Dalam situasi tersebut, nilai Melayu seperti musyawarah, gotong royong dan kesantunan bekerja sebagai mekanisme sosial yang menjaga kohesi di tengah perubahan. Nilai budaya tidak berdiri sebagai simbol masa lalu, tetapi berfungsi sebagai sistem etika sosial yang menopang kehidupan masyarakat modern. Di titik ini, budaya menjadi instrumen sosial, bukan sekadar identitas.

Pembangunan manusia tetap menjadi isu sentral. Indeks Pembangunan Manusia Jambi 2025 mencapai 75,13, menunjukkan perbaikan bertahap. Namun angka tersebut tetap menandai pekerjaan lanjutan pada sektor pendidikan, kesehatan dan daya beli masyarakat. Prevalensi stunting di Indonesia pada tahun 2024 tercatat sebesar 19,8 persen berdasarkan SSGI, sementara di Provinsi Jambi berada pada kisaran sekitar 18 persen pada rilis terakhir yang tersedia. Angka ini menunjukkan bahwa kualitas generasi masa depan masih membutuhkan intervensi lintas sektor yang konsisten dan berkelanjutan. ISMI memiliki ruang kontribusi yang luas, literasi publik, penguatan generasi muda, kewirausahaan, pendampingan UMKM, hingga pengembangan budaya riset. Kontribusi ini bekerja dalam horizon jangka panjang, bukan hasil instan.

Pembangunan daerah tidak pernah berdiri sendiri. Pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, organisasi masyarakat dan komunitas lokal membentuk satu ekosistem yang saling mengisi. ISMI bergerak dalam ruang tersebut sebagai bagian dari jaringan pengetahuan pembangunan.

Ekonomi Jambi 2025 tumbuh 4,93 persen dengan PDRB mencapai Rp. 349,66 triliun berdasarkan data BPS Provinsi Jambi. Angka ini menunjukkan ketahanan ekonomi daerah, meskipun tantangan pemerataan manfaat pembangunan tetap menjadi agenda lanjutan. Pertumbuhan ekonomi tanpa kedalaman sosial berpotensi menghasilkan ketimpangan baru yang lebih halus dan sistemik. Dalam konteks ini, gagasan berbasis pengetahuan menjadi instrumen koreksi yang penting.

Pelantikan pengurus ISMI Jambi menandai fase awal pengujian relevansi organisasi dalam ruang pembangunan. Momentum tersebut tidak berhenti pada pembentukan struktur, melainkan pada kemampuan menghadirkan dampak yang terukur bagi masyarakat. ISMI Jambi kini memasuki ruang ekspektasi publik membuktikan eksistensinya melalui kerja intelektual yang nyata, bukan sekadar legitimasi kelembagaan. Semoga semangat pengabdian ini terus tumbuh dan menguat dalam kerja-kerja nyata ke depan. Ukuran keberhasilan organisasi intelektual tidak ditentukan oleh banyaknya wacana, melainkan oleh jejak perubahan yang dapat ditelusuri dalam cara masyarakat berpikir, bekerja dan berkembang.

Penulis merupakan Akademisi UIN STS Jambi

Previous Post

Diduga Jual Aset Daerah Pakai Sporadik, Advokasi Pemprov Jambi Sebut Iskandar Playing Victim: Berperan Seolah Korban

Next Post

Tim Anggar Jambi Raih Empat Medali Perunggu di Kejurnas Piala RDPS Cup 2026

Artikel terkait

Opini

Tanjung Jabung Timur: Antara Potensi Geostrategis dan Kebutuhan Transformasi Ekonomi

18 Juni 2026
Opini

Bandara Sultan Thaha: Upaya Membuka Langit Jambi, Membuka Masa Depan

17 Juni 2026
Opini

MBG Jambi: Dari Piring Anak Menuju Penguatan Ekonomi Desa

17 Juni 2026
Opini

Pendidikan dan Bola: Pembelajaran Efektif Membangun Karakter Pendidikan

14 Juni 2026
Opini

Strategi Pemerintah Daerah Menghadapi Efisiensi Anggaran Pusat

13 Juni 2026
Opini

“Batas Kebebasan Berpendapat: Membedakan Kritik dan Penghinaan dalam Perspektif Hukum Positif dan Hukum Islam”

12 Juni 2026
Next Post

Tim Anggar Jambi Raih Empat Medali Perunggu di Kejurnas Piala RDPS Cup 2026

Tabligh Akbar di Tanjabbar, Ustadz Abdul Somad Ingatkan Bahaya Narkoba dan Judi Online

Discussion about this post

  • Bukti chat dari salah satu peserta. [sumber peserta PBAK]

    PBAK STAI An-Nadwah, Pengenalan Budaya Akademik atau Promosi Organisasi?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 11 Pemuda JKS Sangat Menyayangkan Keputusan Maulana: Blue Print dan Cita-cita Kami Jambi Kota Seberang Bias Dianggap Sebelah Mato

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Triwulan I Tahun 2023, Polda Jambi Selamatkan 404.410 Jiwa dari Penyalahgunaan Narkotika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Biografi Ade Chandra: Pemimpin Lokal yang Tegas Berantas Praktik Ilegal di Jambi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lapor Pak Bupati! Puluhan PSK Lokalisasi ‘Pucuk’ Jambi Buka Cafe di Pematang Lumut Betara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perusahaan Tambang Pemasok PLN Hancurkan Kehidupan Orang Rimba di Batanghari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Perempuan Ditemukan Tewas Tergantung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dirut PT MMJ Pengelola Pabrik PT PAL Sidomukti, Tuduhan Tidak Benar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Muda Jambi: Rikki Arisandi, Dai yang Tumbuh dari Tanah Maro Sebo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kecam Aksi Anarkis, DPP Raden Melayu Jambi Desak Penegakan Hukum Tindak Tegas Pelaku Pengerusakan Kantor Gubernur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT Erlangga Media Digital

Alamat Redaksi: Jl. RA Kartini RT 25 Talang Bakung, Paalmerah, Kota Jambi

CP: 085216010044

email: redaksiaurduri@gmail.com

  • Beranda
  • Disclaimer
  • Hak Jawab dan Koreksi Berita
  • Iklan
  • Karir
  • Kode Etik
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Hukrim
  • Pemerintahan
  • Kabar TNI-Polri
  • Ekobis
  • Politik
  • Lifestyle & Hiburan
  • Opini
  • Olahraga
  • Advertorial