Jambi, Aurduri.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi dalam mendukung prestasi keagamaan sekaligus memperkuat pelayanan umat melalui penyerahan bonus kepada kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-54 Tingkat Provinsi Jambi serta pemberian insentif bagi ribuan petugas keagamaan. Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu (4/2) di Aula Griya Mayang juga dirangkaikan dengan penyaluran hibah keagamaan Tahun Anggaran 2026.
Kabag Kesra Setda Kota Jambi, H. Kamal Firdaus, menjelaskan bahwa apresiasi tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah terhadap pembinaan generasi Qurani dan para pelayan umat di tengah masyarakat.
“Untuk MTQ ke-54, sebanyak 55 orang menerima apresiasi. Rinciannya, 33 orang berprestasi dan 22 orang pendamping. Dari hasil seleksi, sekitar 85 persen merupakan kafilah lama,” ujar Kamal.
Ia berharap penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kafilah Kota Jambi untuk terus meningkatkan prestasi pada ajang MTQ mendatang.
“Mudah-mudahan apresiasi ini terus berlanjut dan menjadi motivasi agar Kota Jambi, baik sebagai tuan rumah maupun peserta, mampu mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi,” tambahnya.
Pemkot Jambi turut menyalurkan hibah keagamaan dengan total anggaran mencapai Rp5,36 miliar. Dana tersebut diberikan kepada yayasan, organisasi kemasyarakatan, masjid, serta yayasan madrasah di Kota Jambi.
Menurut Kamal Firdaus, hibah ini diharapkan mampu memperkuat peran lembaga keagamaan dalam pembinaan umat, sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan dan kegiatan keagamaan.
“Tahun ini kita benar-benar mendorong kehidupan masyarakat yang berbasis religi. Pemerintah hadir untuk memperkuat lembaga keagamaan agar pembinaan umat berjalan lebih baik,” katanya.
Wali Kota Jambi, Maulana, dalam wawancaranya menegaskan bahwa pemerintah kota tidak hanya memberikan penghargaan simbolis, tetapi juga motivasi nyata bagi para juara.
“Hari ini kami menyampaikan penghargaan dan motivasi pembinaan bagi seluruh pemenang MTQ. Alhamdulillah di Muaro Jambi kita juara umum. Untuk juara 1 dan 2, insya Allah akan diberangkatkan umrah sebagai bentuk motivasi,” ungkap Maulana.
Ia menegaskan, pembinaan berkelanjutan akan terus dilakukan agar Kota Jambi kembali sukses sebagai tuan rumah sekaligus mampu mempertahankan gelar juara umum pada MTQ berikutnya.
“Tahun ini kita menjadi tuan rumah MTQ. Target kita sukses penyelenggaraan dan sukses juga menjadi juara umum kembali,” tegasnya optimistis.
Selain bonus MTQ, Pemkot Jambi juga menyalurkan insentif kepada 1.708 petugas syara’ yang selama ini berperan aktif dalam pelayanan keagamaan.
Rinciannya meliputi imam masjid (80 orang), muazin (80), pemandi jenazah (270), khatib (44), petugas penggalian kubur (136), guru sekolah minggu (120), guru pondok pesantren (900), serta tenaga pengajar keagamaan lainnya (75 orang).
Menariknya, tahun ini cakupan penerima insentif diperluas lintas agama.
“Tidak hanya guru mengaji, guru pesantren, madrasah, dan petugas syara’. Tahun ini ditambah juga guru sekolah minggu untuk umat Kristiani. Kita juga akan mendata dari klenteng dan tempat ibadah agama lain. Semua akan kita berikan insentif supaya kehidupan beragama kita tumbuh bersama,” jelas Maulana. (Adv)












![Bukti chat dari salah satu peserta. [sumber peserta PBAK]](https://aurduri.com/wp-content/uploads/2023/08/WhatsApp-Image-2023-08-18-at-20.17.52-350x250.jpeg)
Discussion about this post