• Beranda
  • Disclaimer
  • Hak Jawab dan Koreksi Berita
  • Iklan
  • Karir
  • Kode Etik
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Tentang Kami
Rabu, Oktober 21, 2026
Aurduri
  • Beranda
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Hukrim
  • Pemerintahan
  • Kabar TNI-Polri
  • Ekobis
  • Politik
  • Lifestyle & Hiburan
  • Opini
  • Olahraga
  • Advertorial
  • Beranda
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Hukrim
  • Pemerintahan
  • Kabar TNI-Polri
  • Ekobis
  • Politik
  • Lifestyle & Hiburan
  • Opini
  • Olahraga
  • Advertorial
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Pemerintahan

Pemkot Jambi Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak, Nadiyah Ajak Masyarakat “Lihat, Peduli, Cegah, dan Lindungi”

by admin
15 September 2026
in Pemerintahan
0
PostTweetSendScan

JAMBI, Aurduri.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi terus memperkuat upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak serta Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Salah satunya melalui kegiatan Sosialisasi, Informasi dan Edukasi Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak serta TPPO bagi Kelompok Masyarakat Rentan, yang digelar di Aula DPMPPA Kota Jambi, Selasa (15/09/2026).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Ketua TP PKK Kota Jambi, Dr. dr. Hj. Nadiyah, Sp.OG, yang sekaligus hadir sebagai narasumber bersama Septiriana Wulandari yang merupakan Psikolog Pendidikan dari PUSPAGA Putri Pinang Masak.

Baca juga

Maulana Bagikan Praktik Kampung Bahagia, Tekankan Partisipasi dan Gotong Royong dalam Pembangunan

Jelang Healthy Cities Summit 2026, Pemkot Jambi Bekali 500 Lebih LO untuk Sukseskan Penyelenggaraan

Pemkot Jambi Serahkan Santunan JKM Rp42 Juta kepada Ahli Waris Ketua RT 54

Pemkot Jambi Perkuat Perlindungan Hukum bagi UMKM dan Pelaku Ekonomi Kreatif

Kegiatan yang diselenggarakan oleh DPMPPA Kota Jambi itu diikuti 100 peserta. Terdiri dari, perangkat daerah di lingkungan Pemkot Jambi, Ketua TP PKK, Ketua Forum Komunikasi Rukun Tetangga (FKRT) dan Lembaga Adat Kecamatan, Akademisi, serta Forum Anak Daerah (FAD) Bumi Angso Duo, forum masyarakat rentan dan

Dalam kesempatan tersebut, Nadiyah menegaskan bahwa memberikan rasa aman dan menjamin masa depan yang layak bagi perempuan dan anak bukanlah sekadar bentuk pemberian, melainkan merupakan hak yang dijamin konstitusi, dilindungi hukum, serta diakui secara universal melalui prinsip-prinsip Hak Asasi Manusia.

“Karena itu, atas nama TP PKK Kota Jambi, saya mengapresiasi DPMPPA yang telah mempersiapkan penyelenggaraan kegiatan hari ini. Ini merupakan kewajiban kita bersama, baik sebagai negara, pemerintah, keluarga maupun masyarakat, serta hal penting dalam mewujudkan visi besar Kota Jambi Bahagia,” ujar Nadiyah.

Menurutnya, upaya pencegahan harus dilakukan sedini mungkin, bahkan sebelum seseorang menjadi korban. Untuk itu, terdapat tiga hal penting yang perlu diperkuat bersama.

Pertama, keluarga harus menjadi benteng pertama. Keluarga harus menjadi tempat yang aman untuk berbicara, tempat anak didengar, serta tempat perempuan dihargai dan dilindungi. Ketahanan keluarga, kata Nadiyah, perlu dibangun melalui komunikasi yang terbuka, pola pengasuhan yang positif, serta kemampuan mengenali tanda-tanda kekerasan dan kerentanan sejak dini.

“Kita perlu membangun ketahanan keluarga dengan komunikasi yang terbuka, pengasuhan yang positif, dan kemampuan mengenali tanda-tanda kekerasan maupun kerentanan sejak dini,” ucapnya.

Kedua, lingkungan masyarakat harus menjadi sistem kewaspadaan pertama. Nadiyah menyebut, Ketua RT, TP PKK, tokoh adat, tokoh masyarakat dan seluruh unsur di lingkungan memiliki posisi yang sangat strategis dalam mendeteksi sekaligus mencegah terjadinya kekerasan dan TPPO.

“Kita jangan menunggu kekerasan menjadi besar baru kita bertindak. Jika ada perubahan perilaku anak, keluarga yang mulai terisolasi, dugaan kekerasan, atau tawaran pekerjaan yang mencurigakan, kenali, peduli, dan segera hubungkan dengan pihak yang memiliki kewenangan untuk memberikan perlindungan. Karena diam bukanlah solusi,” tegasnya.

Ketiga, korban harus mendapatkan perlindungan, bukan penghakiman. Ia mengingatkan agar korban tidak kembali mengalami trauma akibat disalahkan, dipermalukan, ataupun tidak dipercaya. Menurutnya, masyarakat harus memberikan dukungan dan memastikan korban memperoleh pendampingan serta layanan yang tepat.

“Pesannya cukup sederhana: percaya korban, lindungi korban, dampingi korban, dan pastikan korban mendapatkan layanan yang tepat,” jelas Nadiyah.

Lebih lanjut, Nadiyah berharap pembangunan Kota Jambi tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur, tetapi juga mampu menghadirkan lingkungan yang aman bagi perempuan, ramah bagi anak, serta memiliki ketahanan keluarga yang kuat.

“Untuk itu, saya berharap kegiatan hari ini dapat menghasilkan pengetahuan, agar kita tahu apa yang harus dikenali dan dicegah; jejaring, agar kita tahu harus menghubungi siapa ketika menemukan persoalan; serta keberanian untuk bertindak, agar tidak ada lagi kekerasan yang dianggap biasa dan tidak ada korban yang merasa sendirian,” harapnya.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membangun satu komitmen bersama, yakni “Lihat, Peduli, Cegah, dan Lindungi.”

“Lihat ketika ada tanda-tanda kekerasan. Peduli ketika ada yang membutuhkan pertolongan. Cegah sebelum menjadi korban, dan lindungi mereka yang membutuhkan,” lanjutnya.

Nadiyah berharap, melalui kegiatan tersebut semakin tumbuh masyarakat Kota Jambi yang peka, berani dan tanggap terhadap berbagai bentuk kekerasan dan praktik perdagangan orang.

“Semoga dari forum ini lahir masyarakat Kota Jambi yang semakin peka, berani, dan tanggap, sehingga kekerasan dapat dicegah dan setiap perempuan serta anak dapat tumbuh, hidup, dan berkembang dengan aman, bermartabat dan bahagia,” serunya.

Ia menegaskan, perlindungan terhadap perempuan dan anak bukan semata-mata menjadi tugas pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.

“Karena pada hakikatnya, perlindungan perempuan dan anak bukan hanya tugas pemerintah. Ini adalah tanggung jawab kita bersama,” pungkas Nadiyah.

Sementara itu, Keplaa DPMPPA Noverentiwi Dewanti menyampaikan tujuan dari kegiatan ini guna memberikan penguatan mental pemulihan psikologis dan pengenalan modus TPPO, hingga akses perlindungan terhadap masyarakat atau kelompok rentan dan membangun jejaring sosial.

“Kegiatan ini dilaksanakan 15 September 2026, dengan 100 orang peserta,” singkatnya.

Hadir pula dikesempatan ini, Kasat Pol PP Iper Riyansuni, serta perwakilan Perangkat Daerah terkait dilingkungan Pemkot Jambi.

Tags: Pemkot Jambi
Previous Post

SD Xaverius 1 Jambi Wakili Kota Jambi di Kompetisi Inovasi Internasional WICE 2026

Next Post

DPRD Kota Jambi Setujui Perubahan APBD 2026, Belanja Daerah Tembus Rp1,992 Triliun

Artikel terkait

Pemerintahan

Maulana Bagikan Praktik Kampung Bahagia, Tekankan Partisipasi dan Gotong Royong dalam Pembangunan

25 September 2026
Pemerintahan

Jelang Healthy Cities Summit 2026, Pemkot Jambi Bekali 500 Lebih LO untuk Sukseskan Penyelenggaraan

25 September 2026
Pemerintahan

Pemkot Jambi Serahkan Santunan JKM Rp42 Juta kepada Ahli Waris Ketua RT 54

24 September 2026
Pemerintahan

Pemkot Jambi Perkuat Perlindungan Hukum bagi UMKM dan Pelaku Ekonomi Kreatif

24 September 2026
Pemerintahan

Diza Pimpin Evaluasi Pemerintah Digital, Pemkot Jambi Kejar Penguatan Layanan Publik

22 September 2026
Pemerintahan

Pemkot Jambi Perkuat Tata Kelola Aset melalui SIPD BMD

21 September 2026
Next Post

DPRD Kota Jambi Setujui Perubahan APBD 2026, Belanja Daerah Tembus Rp1,992 Triliun

DPRD Kota Jambi Minta Investor Pastikan Izin Lengkap Sebelum Memulai Pembangunan

Perkuat Aksi Iklim dan Transisi Energi, Kota Jambi Raih Penghargaan The Most Improved City WWF

Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat, Pemkot Jambi Perpanjang PJJ Jenjang TK hingga SMP

Sampah Kota Jambi Capai 450 Ton Sehari, DPRD Desak Kepastian Proyek Pengolahan di Talang Gulo

Discussion about this post

  • Bukti chat dari salah satu peserta. [sumber peserta PBAK]

    PBAK STAI An-Nadwah, Pengenalan Budaya Akademik atau Promosi Organisasi?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 11 Pemuda JKS Sangat Menyayangkan Keputusan Maulana: Blue Print dan Cita-cita Kami Jambi Kota Seberang Bias Dianggap Sebelah Mato

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Triwulan I Tahun 2023, Polda Jambi Selamatkan 404.410 Jiwa dari Penyalahgunaan Narkotika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Biografi Ade Chandra: Pemimpin Lokal yang Tegas Berantas Praktik Ilegal di Jambi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lapor Pak Bupati! Puluhan PSK Lokalisasi ‘Pucuk’ Jambi Buka Cafe di Pematang Lumut Betara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perusahaan Tambang Pemasok PLN Hancurkan Kehidupan Orang Rimba di Batanghari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Perempuan Ditemukan Tewas Tergantung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dirut PT MMJ Pengelola Pabrik PT PAL Sidomukti, Tuduhan Tidak Benar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Muda Jambi: Rikki Arisandi, Dai yang Tumbuh dari Tanah Maro Sebo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kecam Aksi Anarkis, DPP Raden Melayu Jambi Desak Penegakan Hukum Tindak Tegas Pelaku Pengerusakan Kantor Gubernur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT Erlangga Media Digital

Alamat Redaksi: Jl. RA Kartini RT 25 Talang Bakung, Paalmerah, Kota Jambi

CP: 085216010044

email: redaksiaurduri@gmail.com

  • Beranda
  • Disclaimer
  • Hak Jawab dan Koreksi Berita
  • Iklan
  • Karir
  • Kode Etik
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Hukrim
  • Pemerintahan
  • Kabar TNI-Polri
  • Ekobis
  • Politik
  • Lifestyle & Hiburan
  • Opini
  • Olahraga
  • Advertorial