Jambi, Aurduri.com – Persoalan persampahan merupakan isu kompleks yang kerap dihadapi oleh kota-kota besar, termasuk di Kota Jambi, Tanah Pilih Pusako Betuah. Masalah ini menjadi tantangan tersendiri yang memerlukan penanganan serius dan terpadu. Beberapa kendala utama yang dihadapi meliputi volume timbulan sampah yang terus meningkat, keterbatasan lahan pembuangan, serta tingkat kesadaran masyarakat yang masih perlu ditingkatkan.
Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kota Jambi telah mengambil langkah inovatif dan strategis dalam pengelolaan sampah melalui berbagai kebijakan dan program unggulan. Salah satu terobosan utama yang kini sedang dipercepat penerapannya di seluruh wilayah kota adalah program Operator Pengumpul Sampah Berbasis Masyarakat (OPBM).
Sebagai bentuk penegakan dan tindak lanjut dari program ini, Pemerintah Kota mulai melakukan penertiban dan penutupan Tempat Penampungan Sementara (TPS) liar maupun lokasi pembuangan di pinggir jalan. Hingga saat ini, sebanyak 62 titik TPS yang tersebar di berbagai kecamatan telah ditutup. Langkah ini dilakukan dengan target jangka panjang agar tidak lagi terdapat titik penampungan sampah di sembarang tempat di Kota Jambi, sehingga sistem kerja OPBM dapat berjalan secara maksimal, tertib, dan terarah.
Melalui skema OPBM, pola pengangkutan sampah diubah menjadi sistem jemput langsung dari rumah ke rumah, yang dilaksanakan oleh para petugas yang menggunakan sepeda motor bermesin atau dikenal dengan istilah Bentor. Program ini juga menjadi bagian tak terpisahkan dari prioritas utama program Kampung Bahagia, di mana aspek kebersihan lingkungan kini menjadi fokus utama yang disejajarkan dengan aspek keamanan dan ketertiban umum.
Dalam pelaksanaannya, petugas akan mengangkut sampah dari sumbernya, yaitu rumah tangga, menuju Depo Transfer Sampah terdekat yang telah disiapkan di sejumlah kawasan strategis di Kota Jambi. Di lokasi depo ini, sampah akan dipilah kembali oleh petugas Dinas Kebersihan sebelum akhirnya diangkut menggunakan armada besar menuju Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Talang Gulo.
Terkait pembiayaan, saat ini pengangkutan sampah menggunakan jasa petugas Bentor dikenakan tarif tertentu kepada masyarakat. Besaran biaya tersebut ditetapkan berdasarkan kesepakatan bersama warga setempat, bukan ketetapan sepihak dari Pemerintah Kota Jambi. Hal ini merupakan wujud nyata dari komitmen bersama bahwa pengelolaan sampah adalah tanggung jawab semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat.
Ke depannya, seiring berjalannya program dan terciptanya sistem yang semakin baik dan merata, Pemerintah Kota Jambi menargetkan agar pengangkutan sampah dapat berjalan tanpa membebankan tarif kepada masyarakat. Harapan ini didasari oleh rencana pengelolaan dan pemilahan sampah yang semakin optimal, di mana sampah diharapkan memiliki nilai ekonomis yang dapat menutupi biaya operasional pengelolaannya.
Selain memperkuat sistem pengumpulan tingkat bawah, Pemerintah Kota Jambi juga telah melengkapi sarana prasarana dengan kehadiran Armada Pengangkut Sampah Berbasis Digital. Kehadiran armada baru ini merupakan langkah lanjutan untuk mengoptimalkan penyelesaian masalah persampahan serta mendukung kelancaran program OPBM yang sedang digalakkan.
Secara keseluruhan, tersedia sebanyak 20 unit armada pengangkut sampah berteknologi tersebut, yang memiliki kapasitas total mengangkut hingga 500 ton sampah per hari. Armada ini direncanakan akan beroperasi penuh pada akhir Mei 2026 mendatang, dengan tugas utama melayani pengambilan sampah di 7 titik Depo Transfer yang ada, serta mengangkutnya menuju TPA Talang Gulo.
Berbagai langkah strategis ini merupakan bukti nyata komitmen Pemerintah Kota Jambi dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, tertib, dan sejalan dengan peraturan tata ruang wilayah. Kehadiran armada canggih serta kebijakan OPBM diharapkan menjadi solusi konkret dalam mengatasi persoalan sampah yang selama ini menjadi perhatian utama pemerintah dan masyarakat luas. (Adv)








![Bukti chat dari salah satu peserta. [sumber peserta PBAK]](https://aurduri.com/wp-content/uploads/2023/08/WhatsApp-Image-2023-08-18-at-20.17.52-350x250.jpeg)
Discussion about this post