• Beranda
  • Disclaimer
  • Hak Jawab dan Koreksi Berita
  • Iklan
  • Karir
  • Kode Etik
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Tentang Kami
Sabtu, Oktober 10, 2026
Aurduri
  • Beranda
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Hukrim
  • Pemerintahan
  • Kabar TNI-Polri
  • Ekobis
  • Politik
  • Lifestyle & Hiburan
  • Opini
  • Olahraga
  • Advertorial
  • Beranda
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Hukrim
  • Pemerintahan
  • Kabar TNI-Polri
  • Ekobis
  • Politik
  • Lifestyle & Hiburan
  • Opini
  • Olahraga
  • Advertorial
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Advertorial

Kuliah Umum di UNJA, Gubernur Al Haris Ajak Mahasiswa Jadi Agen Pencegah Karhutla

by admin
11 Juni 2026
in Advertorial, Pemerintahan
0
PostTweetSendScan

JAMBI, Aurduri.com – Gubernur Jambi Al Haris mengajak mahasiswa Universitas Jambi ikut terlibat aktif dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla, khususnya pada ekosistem gambut di Provinsi Jambi.

Itu disampaikan Al Haris saat menjadi pemateri dalam kuliah umum bertema antisipasi dan mitigasi kebakaran hutan dan lahan pada ekosistem gambut di Provinsi Jambi. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Unifac Universitas Jambi, Rabu (10/6/2026).

Baca juga

Ariansyah Apresiasi Ekspor Kopi Jambi ke Pakistan, Nilai Perdagangan Ditargetkan Rp18 Miliar

Gubernur Al Haris Dorong Sungai Penuh Jadi Destinasi Wisata Budaya Unggulan

Gubernur Al Haris Hadiri Panen Raya TNI di Desa Kota Baru Geragai, Dukung Ketahanan Pangan

Dampingi Wapres Gibran, Gubernur Al Haris Perjuangkan MRI Baru dan Tambahan Dokter Spesialis untuk RSUD Raden Mattaher

Kuliah umum tersebut dibuka langsung oleh Rektor Universitas Jambi, Prof. Dr. Helmi, S.H., M.H. Selain Gubernur Jambi Al Haris, kegiatan ini juga menghadirkan Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H. Siregar dan Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin sebagai pemateri.

Al Haris mengatakan pencegahan karhutla selama ini kerap dianggap hanya menjadi tugas Satgas Karhutla, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api, TNI, Polri, dan pemerintah daerah. Padahal, menurutnya, mahasiswa juga memiliki peran penting karena bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Selama ini kita merasakan agenda pencegahan karhutla seolah-olah hanya dilakukan oleh pihak tertentu. Padahal ada anak-anak kita, para mahasiswa, yang juga terlibat langsung di masyarakat,” kata Al Haris.

Al Haris menyebut mahasiswa UNJA memiliki potensi besar untuk ikut mengedukasi masyarakat. Terlebih banyak mahasiswa yang turun ke desa melalui program KKN, praktik lapangan, maupun kembali ke kampung halaman masing-masing.

Menurutnya, upaya pencegahan karhutla tidak cukup hanya dilakukan dengan kesiapan petugas di lapangan. Edukasi kepada masyarakat justru menjadi langkah penting agar kebakaran dapat dicegah sejak awal.

“Yang paling susah itu mengajak masyarakat sadar tentang bahaya kebakaran hutan. Masih banyak yang belum sadar dampak ekologis luar biasa dari karhutla,” ujarnya.

Al Haris menjelaskan, karhutla membawa dampak luas bagi kehidupan masyarakat. Asap akibat kebakaran dapat mengganggu kesehatan, menyebabkan ISPA, menghambat aktivitas sekolah, hingga mengganggu transportasi.

“Bayangkan dulu tiga bulan bandara kita tidak aktif waktu 2015 dan 2019. Belum lagi kesehatan masyarakat terganggu, sekolah dihentikan sementara, dan transportasi terganggu,” katanya.

Al Haris juga menyoroti pentingnya pemahaman tentang gambut. Menurutnya, lahan gambut sering kali dianggap tidak memiliki manfaat, padahal gambut memiliki peran besar sebagai penyimpan karbon dan penyangga ekosistem.

Gubernur menyampaikan, Pemerintah Provinsi Jambi sebelumnya telah meluncurkan modul pembelajaran tentang hutan gambut untuk siswa SMA dan SMK. Modul itu disebut sebagai bagian dari upaya menanamkan pemahaman tentang pentingnya gambut sejak dini.

“Kenapa gambut penting? Karena mereka penyumbang karbon untuk kita semua. Maka pemahaman tentang gambut harus dimiliki juga oleh anak-anak sekolah,” jelasnya.

Al Haris berharap kuliah umum ini menjadi langkah awal yang konkret untuk menyatukan persepsi antara pemerintah, perguruan tinggi, mahasiswa, dan masyarakat dalam mencegah karhutla di Jambi.

Ia menegaskan, pencegahan jauh lebih baik dibandingkan penanganan saat api sudah membesar. Sebab, memadamkan api di kawasan gambut bukan pekerjaan mudah karena titik api bisa berada jauh di dalam hutan dan sulit dijangkau.

“Kalau sudah terjadi kebakaran, luar biasa sulit memulihkannya. Kadang-kadang berhari-hari api di gambut baru bisa dipadamkan. Jangkauannya jauh, SDM terbatas, alat juga terbatas,” ujar Al Haris.

Meski begitu, Al Haris menegaskan pemerintah tidak melarang masyarakat untuk bertani atau membuka lahan. Yang dilarang adalah membuka lahan dengan cara membakar.

Untuk itu, Pemprov Jambi memiliki program Pembukaan Lahan Tanpa Bakar atau PLTB. Melalui program ini, kelompok tani dapat mengajukan bantuan kepada pemerintah daerah untuk membuka lahan tanpa membakar.

“Pemerintah tidak melarang masyarakat bertanam. Yang tidak boleh itu membakar. Karena itu ada program PLTB, bahkan kita bantu juga bibit untuk petani,” katanya.

Usai memberikan materi, Al Haris kembali menegaskan pentingnya keterlibatan mahasiswa dalam gerakan pencegahan karhutla. Ia menyampaikan apresiasi kepada Universitas Jambi dan seluruh jajaran yang telah mengambil langkah konkret melalui kuliah umum tersebut.

Menurutnya, mahasiswa dapat menjadi jembatan edukasi antara pemerintah dan masyarakat. Dengan keterlibatan mahasiswa, sosialisasi bahaya karhutla bisa lebih luas dan lebih mudah diterima masyarakat.

“Mahasiswa ini banyak yang KKN ke desa-desa. Mereka bisa sosialisasi kepada masyarakat. Paling tidak di kampung halamannya, mereka mengerti arti penting mencegah kebakaran hutan dan lahan,” ucapnya.

Al Haris berharap kegiatan ini melahirkan kesadaran bersama bahwa pencegahan karhutla bukan hanya tugas pemerintah, TNI, Polri, atau satgas, tetapi tanggung jawab semua pihak.

“Kita lebih memilih mencegah daripada bertindak ketika api sudah terjadi. Dengan sosialisasi yang masif dan keterlibatan mahasiswa, kita percaya pola mitigasi dan pencegahan di masyarakat akan semakin kuat,” pungkasnya. (Adv)

Tags: Pemerintah Provinsi Jambi
Previous Post

Tanggapi Kritik Pengelolaan Sampah, Wali Kota Jambi Gelar Diskusi Publik Terbuka

Next Post

Perkuat Kualitas Pendidikan Vokasi, Sinsen Latih Tenaga Guru SMK melalui Modul Dasar dan Sertifikasi Bronze Level

Artikel terkait

Pemerintahan

Pemkot Jambi: Status Lahan Raden Mattaher Sudah Inkrah, Tak Ada Polemik Lagi

8 September 2026
Pemerintahan

Belajar dari Jakarta, Pemkot Jambi Dorong Penguatan BUMD dan Inovasi Pembiayaan Pembangunan

31 Agustus 2026
Pemerintahan

Kebakaran Hanguskan 19 Rumah di Jelutung, Pemkot Jambi Siapkan Bantuan hingga Masa Pemulihan

29 Agustus 2026
Pemerintahan

Wali Kota Maulana Raih Penghargaan Pemimpin Daerah Awards 2026, Kampung Bahagia Jadi Inovasi Unggulan Kota Jambi

28 Agustus 2026
Pemerintahan

Pemkot Jambi Ajak Warga Gelar Shalat Istisqa, Ikhtiar Hadapi Kemarau dan Kekeringan

27 Agustus 2026
Pemerintahan

Pemkot Jambi Siagakan 21 Mobil Tangki Hadapi Kekeringan hingga September 2026

27 Agustus 2026
Next Post

Perkuat Kualitas Pendidikan Vokasi, Sinsen Latih Tenaga Guru SMK melalui Modul Dasar dan Sertifikasi Bronze Level

Bupati Muaro Jambi Tinjau Pembangunan Ruang Kelas dan Toilet di SDN 040/IX Talang Duku

Yasir Hasbi: Hoaks Semakin Meresahkan, Aparat Penegak Hukum Diminta Bertindak Tegas

Koperasi Merah Putih di Jambi: Motor Baru Ekonomi Rakyat atau Ancaman Bagi Warung Tradisional?

"Batas Kebebasan Berpendapat: Membedakan Kritik dan Penghinaan dalam Perspektif Hukum Positif dan Hukum Islam”

Discussion about this post

  • Bukti chat dari salah satu peserta. [sumber peserta PBAK]

    PBAK STAI An-Nadwah, Pengenalan Budaya Akademik atau Promosi Organisasi?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 11 Pemuda JKS Sangat Menyayangkan Keputusan Maulana: Blue Print dan Cita-cita Kami Jambi Kota Seberang Bias Dianggap Sebelah Mato

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Triwulan I Tahun 2023, Polda Jambi Selamatkan 404.410 Jiwa dari Penyalahgunaan Narkotika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Biografi Ade Chandra: Pemimpin Lokal yang Tegas Berantas Praktik Ilegal di Jambi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lapor Pak Bupati! Puluhan PSK Lokalisasi ‘Pucuk’ Jambi Buka Cafe di Pematang Lumut Betara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perusahaan Tambang Pemasok PLN Hancurkan Kehidupan Orang Rimba di Batanghari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seorang Perempuan Ditemukan Tewas Tergantung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dirut PT MMJ Pengelola Pabrik PT PAL Sidomukti, Tuduhan Tidak Benar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tokoh Muda Jambi: Rikki Arisandi, Dai yang Tumbuh dari Tanah Maro Sebo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kecam Aksi Anarkis, DPP Raden Melayu Jambi Desak Penegakan Hukum Tindak Tegas Pelaku Pengerusakan Kantor Gubernur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT Erlangga Media Digital

Alamat Redaksi: Jl. RA Kartini RT 25 Talang Bakung, Paalmerah, Kota Jambi

CP: 085216010044

email: redaksiaurduri@gmail.com

  • Beranda
  • Disclaimer
  • Hak Jawab dan Koreksi Berita
  • Iklan
  • Karir
  • Kode Etik
  • Media Partner
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Tentang Kami

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Hukrim
  • Pemerintahan
  • Kabar TNI-Polri
  • Ekobis
  • Politik
  • Lifestyle & Hiburan
  • Opini
  • Olahraga
  • Advertorial