Jambi, Aurduri.com – Menjelang perayaan Hari Raya Iduladha, Pemerintah Kota Jambi mengambil langkah antisipatif guna mencegah lonjakan harga serta memastikan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat. Upaya nyata ini ditandai dengan digelarnya operasi pasar di kawasan Jerambah Bolong, pada Selasa (19/5). Kegiatan ini disambut antusias oleh warga yang tampak memadati lokasi guna mendapatkan berbagai bahan kebutuhan pokok dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan harga pasaran umum.
Wali Kota Jambi, Maulana, menjelaskan bahwa momentum hari besar keagamaan seperti Iduladha biasanya selalu diikuti dengan kecenderungan kenaikan harga pada sejumlah komoditas penting. Oleh karena itu, pemerintah daerah bergerak cepat mengambil langkah strategis agar daya beli masyarakat tetap terjaga dan ekonomi stabil hingga masa perayaan selesai.
Menurut Maulana, operasi pasar ini tidak hanya digelar di satu titik, melainkan akan dilaksanakan secara menyeluruh dan bertahap di seluruh kecamatan yang ada di wilayah Kota Jambi. Sejumlah komoditas utama yang disediakan dalam kegiatan ini antara lain Minyak Kita, beras, gula pasir, hingga gas elpiji. Komoditas-komoditas tersebut merupakan barang-barang yang dilaporkan mulai mengalami kenaikan harga atau sulit ditemukan ketersediaannya di lapangan belakangan ini.
“Menjelang hari raya, pola yang terjadi biasanya harga bahan pokok mengalami kenaikan. Maka dari itu, kita lakukan operasi pasar yang merata di seluruh kecamatan supaya harga tetap terkendali dan stabil sampai pelaksanaan Iduladha nanti,” ujar Maulana kepada awak media di sela-sela kegiatan.
Ia menegaskan, selain untuk membantu masyarakat, program ini juga merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menekan laju inflasi di tingkat daerah. Pemkot Jambi memastikan bahwa seluruh barang yang dijual dalam operasi pasar ini memiliki harga di bawah harga pasar umum maupun mengacu pada Harga Eceran Tertinggi (HET), sehingga lebih ringan di kantong masyarakat.
“Barang-barang yang dijual hari ini semuanya kita pastikan harganya berada di bawah harga standar pasar. Mudah-mudahan langkah ini bisa meringankan beban pengeluaran dan sangat membantu masyarakat kita,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Jambi, Nella Ervina, menjelaskan bahwa operasi pasar ini merupakan program rutin yang diinisiasi langsung oleh Wali Kota Jambi dan dilaksanakan secara sinergis bersama Perum BULOG.
Nella mengungkapkan, pihaknya telah menerima banyak masukan dan laporan dari masyarakat terkait kesulitan mendapatkan sejumlah bahan pokok bersubsidi di pasaran. Kondisi yang terjadi di lapangan menunjukkan bahwa kalaupun barang tersebut tersedia, harga jual yang dipasarkan sudah melampaui batas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Hal ini terutama terjadi pada komoditas Minyak Kita, gula pasir, dan beras SPHP.
Merespons hal tersebut, Pemkot Jambi menggandeng BULOG guna memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar, tepat sasaran, dan dapat dibeli masyarakat dengan harga resmi yang terjangkau. Ia juga memastikan bahwa kegiatan di Jerambah Bolong hari ini menjadi langkah awal pembuka, sebelum operasi pasar diperluas jangkauannya hingga ke tingkat kecamatan dan kelurahan di seluruh wilayah Kota Jambi agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata. (Adv)












![Bukti chat dari salah satu peserta. [sumber peserta PBAK]](https://aurduri.com/wp-content/uploads/2023/08/WhatsApp-Image-2023-08-18-at-20.17.52-350x250.jpeg)
Discussion about this post