JAKARTA, Aurduri.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil membongkar jaringan peredaran narkotika lintas provinsi rute Aceh–Bogor, dengan menyita 29 kilogram sabu senilai sekitar Rp28 miliar. Paling mengejutkan, salah satu dari tiga tersangka yang ditetapkan adalah seorang anggota TNI aktif.
Operasi penindakan dilakukan Selasa (19/5) dini hari, saat tim BNN mengawasi pergerakan satu unit mobil Mitsubishi Pajero putih yang melintas dari arah Sumatera, melewati wilayah Jambi, menyeberang di Bakauheni, lalu masuk Jawa dan berhenti di kawasan Parung Panjang, Bogor. Saat pelaku hendak memindahkan barang, petugas langsung menangkap ketiga orang yang ada di dalam kendaraan tersebut.
Barang bukti berupa 29 bungkus besar berisi sabu, dikemas rapi seolah bungkusan teh cina, disembunyikan di kompartemen khusus bagasi mobil. Selain oknum TNI berinisial I, dua tersangka lain adalah warga sipil bernama TA dan Y. Ketiganya kini ditahan untuk menjalani pemeriksaan mendalam.
Plt Deputi Pemberantasan BNN, Brigjen Roy Hardi Siahaan, menjelaskan peran oknum militer itu sangat sentral.
“Kami pastikan yang bersangkutan berperan sebagai pengedar utama, yang mengawal dan mengantar barang dari Langsa, Aceh, sampai ke tujuan akhir di Bogor. Diduga menggunakan statusnya untuk menghindari pemeriksaan di jalan,” ungkap Roy dalam konferensi pers pada Selasa, 19 Mei.
Kasus ini langsung menjadi sorotan nasional, apalagi jalur yang dilalui melintasi Jambi dan sekitarnya. Publik dan pengamat menilai ini bukti adanya celah pengawasan, dan menuntut proses hukum tegas tanpa pandang bulu, meski berstatus aparat.
Pihak TNI Angkatan Darat sudah merespons, menyatakan akan memproses anggota tersebut sesuai hukum militer, dan berjanji mendukung penuh pengusutan BNN sampai tuntas.
“Tidak ada kekebalan hukum. Siapa pun yang salah, akan ditindak,” tegas perwira penerangan TNI AD.
Saat ini BNN terus mengembangkan kasus untuk menangkap jaringan di tingkat lebih atas, serta memastikan tidak ada lagi narkoba yang lolos masuk ke masyarakat. Barang bukti dan tersangka kini diamankan di kantor pusat BNN RI.












![Bukti chat dari salah satu peserta. [sumber peserta PBAK]](https://aurduri.com/wp-content/uploads/2023/08/WhatsApp-Image-2023-08-18-at-20.17.52-350x250.jpeg)
Discussion about this post